Tana Tidung Raih Peringkat Pertama MCP Kaltara: Bukti Komitmen Tata Kelola Pemerintahan yang Baik

Tana Tidung Raih Peringkat Pertama MCP Kaltara: Bukti Komitmen Tata Kelola Pemerintahan yang Baik
Tana Tidung Raih Peringkat Pertama MCP Kaltara: Bukti Komitmen Tata Kelola Pemerintahan yang Baik

Tana Tidung, Januari 2025 - Kabupaten Tana Tidung kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih peringkat pertama dalam penilaian Monitoring Center for Prevention (MCP) yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia dengan skor 93. Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tana Tidung dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan transparan.

Capaian ini diumumkan pada acara evaluasi nasional MCP tahun 2024 yang berlangsung di Jakarta, di mana Tana Tidung berhasil unggul dari kabupaten dan kota lainnya di Indonesia. Indikator penilaian MCP mencakup delapan area intervensi strategis, yaitu perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu, pengawasan internal pemerintah, manajemen ASN, optimalisasi pendapatan daerah, manajemen aset daerah.

Inspektur Kabupaten Tana Tidung, Dimas Aditya, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dedikasi seluruh perangkat daerah, Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), dan masyarakat yang turut mendukung tercapainya prestasi ini.

“Kami bangga dan bersyukur atas pengakuan ini. Capaian ini merupakan hasil kerja keras bersama seluruh pihak di Tana Tidung yang senantiasa berkomitmen membangun pemerintahan yang berintegritas dan akuntabel,” ujar Dimas Aditya.

Prestasi ini sekaligus menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Tana Tidung untuk terus meningkatkan pelayanan publik dan mempertahankan integritas dalam pengelolaan keuangan daerah. Dengan peringkat pertama MCP, Tana Tidung membuktikan bahwa daerah kecil pun dapat menjadi teladan dalam tata kelola pemerintahan.

Dengan capaian ini, Tana Tidung tidak hanya mencatatkan diri sebagai daerah yang berprestasi, tetapi juga sebagai bukti nyata bahwa akuntabilitas dan transparansi dapat diwujudkan melalui sinergi dan inovasi yang berkelanjutan. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk bersama-sama membangun Indonesia yang lebih baik.