Sokong dana bimtek bagi auditor hingga 5,89% dari DPA Inspektorat Kabupaten Tana Tidung, namun kompetensi masih dipertanyakan
Tideng Pale - Dalam era digital yang semakin kompleks, peran auditor menjadi semakin krusial dalam menjaga integritas laporan keuangan suatu entitas . Namun, sejumlah permasalahan terkait kompetensi auditor masih menjadi sorotan. Keterbatasan dalam menguasai teknologi informasi, regulasi yang dinamis, serta tuntutan akan keahlian khusus, menjadi beberapa tantangan yang dihadapi oleh para auditor di Inspektorat Kabupaten Tana Tidung.
Data Anggaran 3 tahun terakhir sbb :
|
Tahun Anggaran |
Total Anggaran |
Total Anggaran di Luar Gaji |
Anggaran Diklat |
Persentase (Diklat/Total) |
|
2022 |
11,534,854,527.00 |
7,241,128,897.00 |
50,000,000.00 |
0.43% |
|
2023 |
15,794,779,298.00 |
11,732,278,883.00 |
673,450,000.00 |
4.26% |
|
2024 |
15,923,500,000.00 |
11,597,813,211.00 |
937,749,000.00 |
5.89% |
Sumber : DPA Inspektorat Kab. Tana Tidung
Berdasarkan data DPA dalam 3 Tahun terakhir Inspektorat telah memberi dukungan atau sokongan dana yang meningkat dari tahun ke tahun sebagai wujud dukungan bagi peningkatan kompetensi Auditor.
Dan dari rencana diklat yang telah disusun oleh Subbagian Umum dan Kepegawian telah di buat sesuai dengan GAP kompetensi yang harus dimiliki setiap Auditor namun ternyata pada tahap realisasi diklat yang akan dilaksanakan masih terdapat hambatan yaitu antara lain; waktu pelaksanaan diklat yang masih besamaan dengan pelaksanaan pengawasan di lapangan dan permasalahan lainnya ketersediaan kuota dari penyelenggara diklat yang masih terbatas.
Inspektorat Kabupaten Tana Tidung harus melaksanakan evaluasi terkait kompetensi yang dibutuhkan auditor dan mencari strategi lain yang dapat menunjang kompetensi Auditor di masa yang akan dating .

